Go Pangandaran News
Home of Pangandaran Citizen Journalist

Petugas PT KAI mulai Mendata Warga yang Memiliki Bangunan di Bekas Rel Kereta Api Banjar Pangandaran

3.450

Padaherang, (GoPang). Beberapa warga Padaherang, merasa kaget saat petugas dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendatangi tempat tinggal dan tempat usaha mereka yang berada di jalur kereta api, Kamis (04/07/2019). Minimnya informasi yang didapat oleh warga terkait akan dimulainya pendataan rumah atau bangunan, sehubungan akan diaktifkan kembali jalur kereta non-aktif tersebut, itulah penyebabnya. Oleh karena itu, para petugas dari PT KAI yang melakukan pendataan menjelaskan program reaktivasi jalur tersebut dengan sejelas-jelasnya.

Sambil tersenyum dan ramah petugas berkeliling menemui warga yang memiliki bangunan di tanah milik PJKA (sekarang PT KAI). Mereka mendata satu persatu rumah / bangunan warga serta memeriksa surat sewanya. Pendataan tersebut dimaksudkan untuk mengetahui jumlah rumah/bangunan yang ada disana, juga mendata mana rumah/bangunan yang memiliki surat sewa dan yang tidak memilikinya.

Menurut pengakuan warga, ia menuturkan,” Bangunan yang memiliki surat sewa akan diberikan ganti rugi sedangkan yang tidak punya surat sewanya, ya nggak akan dapat ganti rugi,” tutur Rosniah Amaliah pemilik konter pulsa di Sambong Kulon, Padaherang. Terkait hal itu warga sudah menyadari sedari awal, bagaimana pihak Perum membolehkan untuk tinggal di sana, dengan catatan jika suatu saat akan digunakan kembali warga harus merelakannya.

Merespon hal tersebut banyak warga Padaherang yang berkomentar terkait kemana relokasi rumah/bangunan ditempatkan. Herlina di akun Facebook miliknya menuliskan, “Kdh siap siap PMI nu caket rel mah, milari kangge tempat, PMI nu tebih ti rel mah moal,” artinya ” Harus siap-siap bagi warga yang tinggal dekat rel untuk mencari tempat tinggal baru, sedangkan yang jauh dari rel tidak usah pindah,” tulisnya.

3 Komen
  1. Shalihah berkata

    Semoga bisa terwujud, nanti ada kereta api banjar Pangandaran…

  2. Dadang berkata

    Harapan kami semoga secepatnya bisa terealisasi

  3. Eka Aryanto berkata

    Aamiin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.