Go Pangandaran News
Home of Pangandaran Citizen Journalist

Hingga Malam Kemacetan Masih Terjadi di Jalur Utama Pangandaran, Data Google Menunjukan Antrian Hingga 6 KM

308

Pangandaran, (GoPang). Antrian kemacetan kendaraan di jalur utama Pangandaran menuju arah Banjar Jawa Barat, hingga Minggu malam (7/7/2019) pukul 21.00 WIB terpantau masih padat. Berdasarkan data dari Google Maps, antrian kendaraan mengular hingga mencapai sekitar 6 KM.

Kemacetan bermula dari titik macet di proyek jembatan Lembah Putri Putrapinggan hingga Wonoharjo di Pangandaran. Antrian panjang tersebut berada di jalur Jalan Nasional Pangandaran menju Banjar. Untuk arah sebaliknya berjalan cukup normal. Sedangkan lalu lintas kendaraan setelah melewati proyek jembatan di Lembah Putri yaitu jalan berkelok di hutan Emplak, terlihat berwarna hijau yang berarti lancar.

Hingga Malam Kemacetan Masih Terjadi di Jalur Utama Pangandaran
Data Google Maps tentang Kemacetan di Jalur Utama Pangandaran-Banjar Minggu (7/7/2019)

Data Google Maps memperlihatkan dengan keterangan warna cokelat tua. Cokelat tua dalam keterangan Maps tersebut menandakan kendaraan berjalan sangat lambat. Data kemacetan Google Maps tentang antrian tersebut, didasarkan pada handphone android yang digunakan oleh para penumpang atau pengendara. Sehingga dengan platform Google tersebut, lalu lintas bisa dipantau secara real time.

Mengutip wawancara dari Galamedianews.com, Kapolsek Pangandaran, Kompol Suyadi, menerjukan sedikitnya 10 anggota Polsek Pangandaran yang dibantu oleh anggota Dishub yang diterjunkan untuk merlerai kemacetan pada arus balik yang hingga siang kurang lebih sepanjang 7 Km. Menurutnya kemacetan terjadi karena para wisatawan hampir secara bersamaan kembali pulang selepas berliburan dari objek wisata Pantai Pangandaran.

Kompol Suyadi menambahkan, kemacetan ini terjadi selain cukup banyaknya pengunjung yang telah mengisi waktu liburannya di Pangandaran dan chek out secara bersamaan, juga ditambah adanya perbaikan pembangunan Proyek jembatan.

“Untuk mengantisipasi kemacetan ini, kita sudah alihkan sebagian pengendara ke jalur alternatif Pangandaran menuju Parigi-Selasari- Cikohkol-Banjarsari-Ciamis maupun melaluai Pangandaran-Cimerak-Sindangsari-Salopa-Manonjaya Tasikmalaya. Dengan jalur jalan alternatif tersebut, para pengendara tidak akan dibuat macet dan lancar untuk dilaluinya,” katanya.

Pantauan di lapangan terlihat deretan kendaraan yang memanjang menunggu untuk siap melaju. Berikut adalah suasana macet yang sempat terekam oleh kamera (GoPang).

Hingga Malam Kemacetan Masih Terjadi di Jalur Utama Pangandaran
Kemacetan di Jalan Raya Babakan
Hingga Malam Kemacetan Masih Terjadi di Jalur Utama Pangandaran
Antrian kendaraan di dekat Jembatan Baru Putrapinggan
Hingga Malam Kemacetan Masih Terjadi di Jalur Utama Pangandaran
Antrian kendaraan di tanjakan Lembah Putri Viaduct (baca: piade)

Hikmah di Balik Kemacetan Pangandaran

Segala sesuatu terjadi pasti menyimpan hikmah yang mendalam serta harus direnungkan. Kemacetan di Pangandaran ternyata membawa berkah bagi warga, terutam para pedagang. Mulai dari pedagang asongan di pinggir jalan hingga warung-warung di sepanjang jalur macet, ramai disinggahi para pembeli yang sengaja menepi. Hal tersebut dikemukakan oleh Ujang, ia berjualan air mineral, “Saya menjual air mineral seharga 5000 rupiah untuk para tamu, Alhamdulillah hasilnya lumayan, macet ini membawa berkah,” ucapnya.

Macet membawa berkah
Macet membawa berkah

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.